tetaplah ada

Hal-hal kecil yang kita bagi
dalam seharian menyusuri mimpi
lalu tawa yang tersaji
dan senyum pengantar pergi
relakan sebuah sepi terisi setengah
dan kekosongan tak lagi penuh
untuk perjumpaan esok hari

itu saja
sudah cukup,
tetaplah ada dan ada
dengan hidup dan gelak yang tak pernah habis

Popular posts from this blog

Lelaki tempatku bercerita

a lovely Ramadhan

Cerita Lebaran Kami di Dortmund