Posts

Showing posts from June, 2016

Ramadan #20

Ramadan chronicles
"remember,  don´t forget to tell people you love that you love them life is fragile"

Tariq Ramadan, 2016

Ramadhan #17

tidak ada yang salah dengan kita

lihatlah betapa bersinarnya
berbinar-binar cahaya mata
setinggi-tinggi impian
dan sebaik-baik kata hati

sekali tidak ada yang salah dengan kita
jadi berhentilah bertanya
apa yang kurang

tidak ada yang salah dengan kita
tersenyum dan tetap meriah

menanti cinta
menjemput asa
untuk menjadi penuh
menjelma utuh


*untuk perempuan-perempuan yang tak berhenti bertanya ulang tahun fardib di tanabata aku memesan segelas matcha latte (setelah sebelumnya sangat ingin avocado coffee tapi khawatir tidak bisa tidur)

Ramadhan #15

Kapan buka bareng aku ?

Kapan aja kamu mau, I am ready

ah, kamu jauuuhhh

lho masih di Indonesia kok

tapi, tapi kalau aku ke sana kita gak pernah bisa ketemu
kamu selalu sibuk
seleb

apaan
biasa aja tuh

ya udah mana fotomu
(aku kangen)

gak ah ntar kamu jampiin lagi

- lalu dua fotonya mampir di galeri foto hapeku





Ramadhan #14

sore kemarin,
kita duduk berdua di taman sari
membicarakan hidup menertawakan hari yang berlari
dan cinta yang tak kunjung singgah

sore kemarin,
kita bersepakat
sambil duduk berselonjor memunggungi tugu taman sari
dan anak-anak yang terlanjur bahagia berputar-putar tak tentu arah dengan mobil remotenya

let´s have a mindful life
happy life
simple life 
but full of gratitude

aku tersenyum
kamu tersenyum

dan aku memberanikan memboncengmu pulang
menerobos lampu merah
dan hampir saja mengangkangi trotoar
bersamamu, aku tetap saja remaja yang labil





Ramadhan #13

selamat malam minggu supervisor tercinta
setelah tiga bulan dalam bisu
aku memberanikan diri menulis email untukmu

maaf
aku masih belum bisa submitt
sudah hampir mati di sini
tapi tetap saja..

maukah tetap bersabar?
maukah menungguku..

ah..
aku memang penggombal

Entschuldigungen Sie mir bitte..

Ramadhan #11

Sisa hujan semalam
bangun kesiangan
dan sedikit resah yang diajak berjalan-jalan

tertuju pada mesjid megah di tengah kota
yang kini tanahnya ditutupi semen
kehilangan pohon
tercerabut dari sejarah

namun entah kenapa
masih saja teduh

aku mengantar doa pengusir galau
pada waktu dhuha yang hampir usai

Ramadhan #9

Apa yang aku ingat tentang Ramadhan tahun lalu ?
selain hari-hari terik yang panjang di musim panas
strawberry yang diblender bersama yogurt rasa yang sama untuk berbuka
jam makan siang yang dilewatkan di depan komputer

selain itu?
tidak banyak
aku ingin lupa

tidak ingin ingat sesuatu yang letaknya dalam imajinasi
terlanjur jadi sesuatu yang ada di masa lalu

Hanya saja, Ramadhan tahun lalu,
hatiku tak sesepi ini